Sebagian besar dari kita pastinya secara sadar maupun tidak telah bergulat dengan yang namanya teknologi dalam hidup sehari-hari. Rutinitas kita sarat diisi oleh televisi, radio, komputer, mesin fotokopi, bahkan hanya sebuah paperclip!
Tapi, sebenarnya apa sih teknologi itu?
Saya melihat bahwa teknologi adalah produk dari pengembangan berbagai dimensi ilmu yang memudahkan manusia beraktifitas. Dengan kata lain, manusia memanfaatkan teknologi untuk mengakali lingkungan sehingga manusia dapat hidup semakin nyaman.
Lalu, apakah yang dimaksud dengan teknik?
Seringkali kita mengucap, "Zen itu anak teknik penerbangan," atau "Para finalis lomba robotik merahasiakan teknik modifikasi mereka." Menurut saya, teknik bisa didefinisikan sebagai cara merekayasa objek untuk menghasilkan teknologi. Sebagai contoh, yang dimaksud dengan teknik elektro adalah ilmu merekayasa elektron dan sifat-sifat listrik.
Bagaimana dengan lulusan jurusan teknik? Mereka mendapat gelar engineer (insinyur). Dahulu di Indonesia gelar tersebut bertajuk "Ir.", kini menjadi ",ST (Sarjana Teknik). Saya pribadi lebih menyukai gelar terdahulu.
Engineer = individu yang berani mengkombinasikan cabang ilmu khususnya ilmu pengetahuan alam, matematika, dan ekonomi. Ada 2 peran utama dari engineer:
- Problem solver. Engineer berperan serta dalam pemecahan masalah di dunia, lucunya terkadang mereka mampu memecahkannya tanpa tahu banyak teorinya. Masalah utama kini adalah masalah manusia melawan alam. Bagaimana orang melawan angin, gempa, dan petir dalam pembangunan gedung pencakar langit? Bagaimana menghubungkan dua pulau yang berjarak ratusan kilometer dengan jembatan?
- Environment caretakers. Engineer mempunyai misi menciptakan penemuan tanpa lupa menjaga kelestarian lingkungan. Bagaimana ilmuwan meminimalisasi emisi gas buang dalam kendaraan bermotor?
Isu global. Beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi di China dan India sangat pesat, jelas mereka membutuhkan asupan listrik yang luar biasa besar. Apalagi kalau bukan tenaga nuklir solusinya? Memang benar bahwa dengan tenaga nuklir, penghematan energi dapat dilakukan, namun yang mengkhawatirkan adalah efek buruk yang dapat terjadi seperti di Chernobyl jika tidak dikontrol hati-hati.