Senin, Desember 03, 2007

Resume Kuliah Umum "Enterpreneurship"

Kuliah umum kedua untuk mata kuliah Konsep Teknologi diadakan pada 27 November 2007 bertempat di Aula Barat dengan mengambil tema kewirausahaan. Narasumber yang hadir adalah Bapak Buntoro, seorang CEO PT Mega Andalan Kalasan.

Apakah itu bisnis berbasis teknologi?
Bisnis berbasis teknologi dapat digambarkan sebagai sebuah siklus bisnis yang berawal dari pengetahuan, lalu dengan bermodalkan tambahan kreativitas dihasilkan teknologi. Terakhir, pengeksekusian teknologi dilakukan dalam lingkup industri-industri.

Tips dan trik menjadi seorang enterpreneur sejati:
- rajin buka mata dan hati, cari peluang bisnis yang belum terjamah
- berlatih mengaplikasikan soft skill dalam pergaulan sehari-hari
- bisa memasang target rasional dan realistis
- sekalipun memegang kapital, jangan sekali-sekali melupakan dimensi sosial kemasyarakatan
- usahakan mengawali bisnis dari tim kecil, lalu baru ditambahkan ahli jika dibutuhkan

Selasa, November 20, 2007

Secercah Kelegaan

Hmm, sebenernya udah agak basi juga buat tulisan ini, tapi ga apa-apa deh, soalnya saya mau menuangkan secercah kelegaan saya untuk UTS Kontek nomor 5. Koq bisa? Begini ceritanya. Soal nomor 5 itu tentang model umpan timbal balik yang notabene Bapak BR belum sempat menyinggung sedikitpun, semestinya saya ga bisa dong. Lalu, di mana letak kelegaan itu? Nah, beruntung sekali saya berkunjung ke kediaman seorang teman bersama beberapa teman. Di sana kami berniat untuk belajar, untungnya kesampaian (meskipun kadang diselingi main-main dan denger lagu juga sih). Beruntung salah satu dari kami melihat buku konsep teknologi karangan Bapak Mubiar P yang di dalamnya mengulas tentang model umpan balik. Awalnya, kami kurang antusias, tak lama kami penasaran juga. Kami mulai mempelajarinya, namun apa daya tetap saja pemahaman kami kurang. Menit berganti menit, jam berganti jam, seorang teman mendapat pencerahan nampaknya dan mulai mengajari kami semua.

15.45. Waktu di mana UTS Kontek dimulai. Kertas-kertas soal dibagikan dan... BINGO! Soal serupa ada di nomor 5, dengan semangat saya coba kerjakan, semoga hasilnya maksimal..

Jumat, November 02, 2007

RINGKASAN BAB 6: NUMBERS

Berikut adalah ringkasan bab 6 tentang bilangan dari buku Concepts in Engineering karangan Holtzapple dan Reece.

Notasi Angka

4,378.1 (notasi desimal standar di AS)
4.378,1 (notasi desimal Eropa)
4 378.1 (konvensi)

bilangan Avogadro = 602,213,670,000,000,000,000,000
6,0221367 x 10^23 (scientific)
0,60221367 x 10^24 (scientific di komputer)

.593 (populer pada media cetak)
0.593 (notasi engineering)

Analisis Kesalahan Sederhana

Pada dasarnya, tidak ada yang dapat mengukur sesuatu secara pasti, maka selalu dibutuhkan pelaporan ketidakpastian dalam setiap pengukuran.

Ketika melakukan pengukuran, muncul berbagai istilah yang cukup membingungkan seperti:
- akurasi
- presisi
- kesalahan acak
- kesalahan sistematis
- ketidakpastian
- kesalahan

Angka Penting (Significant Figures)

Angka penting adalah semua angka yang diperoleh dari hasil pengukuran, yang terdiri dari angka eksak dan satu angka terakhir yang ditaksir (atau diragukan).

Aturan-aturan angka penting:
1. Semua angka bukan nol adalah angka penting.
2. Angka nol yang terletak di antara dua angka bukan nol termasuk angka penting.
3. Semua angka nol yang terletak pada deretan akhir dari angka-angka yang ditulis di belakang koma desimal termasuk angka penting.
4. Angka-angka nol yang digunakan hanya untuk tempat titik desimal adalah bukan angka penting.
5. Bilangan-bilangan puluhan, ratusan, ribuan, dan seterusnya yang memiliki angka-angka nol pada deretan akhir harus dituliskan dalam notasi ilmiah agar jelas apakah angka-angka nol tersebut adalah angka penting atau bukan.

Senin, Oktober 01, 2007

MEMPERKIRAKAN DIAMETER BULAN DI TENGAH KETERBATASAN

Kita andaikan kita hidup di era keterbatasan, tanpa satelit, tanpa teropong bintang. Lalu, bagaimana kita sanggup memperkirakan diameter bulan dengan teknologi sederhana? Setelah berdiskusi panjang, kelompok kami memutuskan untuk memanfaatkan teropong yang dibuat dari gulungan kertas danmenerapkan teori kesebangunan segitiga di dalam perhitungan.

Dari gulungan kertas tersebut, kita lihat bulan di malam hari sehingga keseluruhan bulan masuk dalam ujung teropong. Dengan kesebangunan segitiga:

p / s = r1 / r ; di mana:

p = panjang teropong

s = jarak bumi - bulan

r1 = radius teropong

r = radius bulan

r = (r1 x s) / p = (0,0033 m x 205000 km) / 0,4 m = 1691,25 km
Sehingga, diameter bulan adalah 2 x r = 3382,5 km

THE TEAM

Hapsari M. A. (16507044)

Christian Halim (16507056)

Ardimas Andi P (16507080)

Mikael Aditya Chandra (16507104)

Lilian Maya (16507248)

Furqan Satria Adi Pradana (16507308)

Sabtu, September 29, 2007

PENDEKATAN PEMECAHAN MASALAH

Berikut adalah lima langkah pendekatan pemecahan masalah:

1. Problem Identification

Sebelum memecahkan masalah, perlu dilakukan sebuah acara inisiasi, yakni mengidentifikasi masalah apa yang sebenarnya harus dicari solusinya.

2. Synthesis

Sintesis di sini berarti menghasilkan gagasan permulaan tentang masalah yang dihadapi.

3. Analysis

Yang perlu dilakukan dalam tahap ini adalah membuat analisis mengenai masalah tersebut. Caranya adalah membentuk model matematika dari permasalahan sehingga dengan variabel-variabel yang ada dapat dilakukan kalkulasi solusi.

4. Application

Tahap ini adalah realisasi dari perencanaannya. Semua ide dan gagasan yang dibuat diaplikasikan atau dilaksanakan seusai perencanaan.

5. Comprehension